Niat Mandi Safar dan Amalan Keutamaan Bulan Sapar

Bagi yang ingin tahu seperti apa niat mandi safar rasanya perlu membaca entri ini karena akan dibahas mengenai keutamaan bulan safar sampai amalan doa di bulan sapar yang katanya dapat mendatangkan berkah bagi yang mengamalkannya. Sebagian orang percaya tentang ritual dibulan safar yang dipercaya dapat menghilangkan bala bencana dan kesialan hidup. Cerita mengenai amalan doa mandi safar ini sudah banyak beredar bahkan sampai manca negara, banyak orang percaya kalau kita ikut dalam prosesi mandi tersebut niscaya hal hal negatif dalam diri akan hilang bersama kotoran yang ada di badan.

Lantas seperti apa tata cara mandi safar yang benar? Secara khusus, tidak disebutkan bagaimana lelaku ini terjadi, namun banyak sekali orang yang sudah mengenal tentang kebiasaan mandi dibulan safar. Kalau menurut orang Jawa bilang, bulan tersebut adalah bulan Sapar yang dapat memberikan pencerahan bagi orang yang ingin bersuci dan menghilangkan energi negatif dari dalam tubuh. Namun akan sejarah mandi safar sendiri memang tidak ada yang menyebutkannya secara jelas.

mandi safar

Tradisi mandi safar ini berlaku begitu saja dan banyak sekali orang yang mengikuti, misalnya di Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah masyarakat dengan sangat antusias bersama0sama pergi ke Sungai Mentaya dalam rangka tradisi tahunan yakni mandi Safar. Didaerah tersebut tradisi mandi tahunan ini sudah berlangsung turun-temurun dan di ikuti oleh siapa saja yang ingin meramaikan acar tersebut, bahkan ada pendatang yang ikut merasakan sensasi mandi didalam sungai untuk mengharapkan berkah dari bulan safar.

Mereka mengaku, tidak mau menghubungkan tradiri mandi tersebut dengan ajaran agama, namun kalau dilihat secara budaya memang sangat baik karena semenjak dahulu acara tersebut sudah ada dan menjadi kebiasaan masyarakat disana. Bahkan banyak kaum remaja yang ikut dalam acara tersebut dengan tujuan untuk menghilangkan sial dalam diri dan memulai babak baru dalam hidup dengan harapan akan terhindar dari segala cobaan berat yang kadang datang tak terduga.

Ternyata tradisi mandi safar ini tidak hanya terdapat di Indonesia, namun dinegeri tetangga yaitu Malaysia juga ada semacam adat yang merupakan kebiasaan sejak dahulu dimana orang akan ikut mandi dalam bulan safar, misalnya di Melaka tempat yang terkenal mengamalkan pesta Mandi Safar ialah di Tanjung Beruas, Tanjung Kling, Melaka. Tempat ini terletak di tepi laut Selat Melaka iaitu kira-kira tujuh batu dari Bandar Melaka.

Melihat pada fenomena diatas, kita memang tidak dapat menyalahkan siapapun karena antara adat istiadat dan ajaran agama kadang bertentangan. Namun ditinjau dari keragaman yang ada, ternyata memang ada kesamaan antara adat di negeri kita dan negara tetangga yang memang masih dalam satu rumpun yaitu bangsa Melayu. Menyikapi hal ini sebenarnya sudah sejak dahulu dikenal adanya banyak persamaan yang dijumpai, hanya ada sedikit perbedaan yang itu akan menjadi ciri khas dari budaya masing-masing.